Dihadiri Lebih 7.000 Orang, Direktur BODT Tutup Perayaan FDT Humbang Hasundutan 2017


Pukul Gondang: Direktur BODT Ari Prasetio (kedua kanan) bersama Direktur PAM OVIT Polda Sumut Kombes Hery S, Ketua Panitia FDT 2017 Elisa Marbun, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Wakil Bupati Saut Parlindungan Simamora memukul gondang sebagai pertanda ditutupnya FDT Humbahas 2017, di Sipinsur, Sabtu (9/12).

Dihadiri lebih dari 7.000 orang sejak dimulainya perayaan Festival Danau Toba (FDT) 2017, Rabu (6/12) lalu, di objek wisata Sipinsur, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), FDT Humbahas 2017 resmi ditutup dengan sejumlah pegelaran budaya dan perlombaan, sabtu (9/12).

Direktur Badan Otorita Danau Toba (BODT) Ari Prasetio, sebelum memukul gondang tanda penutupan FDT 2017 bersama Ketua Panitia FDT 2017 Elisa Marbun, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Wakil Bupati Saut Parlindungan Simamora, menyampaikan pelaksanaan event untuk melestarikan budaya sekaligus mempromosikan keindahan Danau Toba itu, telah berjalan baik dan sukses meski ada kekurangan untuk dibenahi kemudian hari. “Buat Kabupaten Humbahas, terima kasih menjadi tuan rumah yang baik,” ucap Ari.

Ia mengatakan untuk mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara, pihaknya melalui Kementrian Pariwisata memberi kesempatan Kabupaten Humbahas untuk membuat event-event lain seperti halnya konsep FDT. “Silahkan buat event lagi dengan nama semisal Festival Sipinsur atau lainnya. Programnya bisa diusulkan untuk nanti kita proses bersama. Apa saja fasilitas bisa diterima Kabupaten Humbahas,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Ari juga menambahkan pada pelaksanaan FDT selanjutnya sesuai hasil rapat pihaknya sebelumnya bersama Presiden RI dan Kementrian Pariwisata untuk menjadikan Danau Toba sebagai tujuan wisata bertaraf internasional. Anggaran FDT nantinya yakni sebesar 40-50% akan dipergunakan kepada media sebagai pemberitaan.

“Untuk event seperti ini, bapak Presiden mengarahkan agar 40 hingga 50 persen anggarannya diperuntukkan bagi media. Karena diluar sana, tidak akan ada yang tahu jika media tidak memberitakannya baik sebelum, saat proses, maupun usai berjalannya event,” ungkap Ari.

Sementara itu, sebelum penyerahan tongkat estafet tuan rumah pelaksanaan FDT tahun 2018 kepada Kabupaten Dairi tanggal 5-8 Desember 2018 mendatang, Bupati Dosmar Banjarnahor mengatakan dengan segala kekurangan pada pelaksanaan FDT 2017 di Sipinsur dan di Bakti Raja, pihaknya sebagai tuan rumah memohon maaf bila ada perlakuan/penyambutan yang salah selama berjalannnya event. “Terima kasih atas semua dukungan, baik panitia provinsi, kepolisian dan TNI yang turut menjaga keamanan selama FDT berlangsung,” ucapnya.

Bupati juga meyakinkan seluruh pihak, bahwa sifat orang Batak yang umumnya dikenal keras dan kasar kini sudah berubah lembut bahkan untuk kemudian hari. “Orang batak sudah berubah, sekarang sudah lembut bahkan seterusnya. Tetaplah berkunjung bukan hanya karna event ini untuk melihat panorama dan keindahan alamnya, dan mari bersama menjaga serta merawat Danau Toba ini,” ajak Bupati.

Sementara, Ketua DPRD Humbahas Manaek Hutasoit menyampaikan minimnya jumlah hotel/homestay dimiliki daerah itu, meminta kerjasama BODT untuk mendatangkan para investor ke daerahnya memajukan dunia pariwisata Humbahas.Turut hadir, Direktur PAM OVIT Polda Sumut Kombes Hery S, Ketua DPRD Samosir Rismawati Simarmata, Kapolres Humbahas AKBP Nicholas Ary Lilipaly, Plt Sekda Tobasa Arifin Silaen, Ketua TP PKK Humbahas Ny Lidia Kristina Dosmar Banjarnahor, Wakil Ketua I TP PKK Humbahas Ny Tiur Mariati Saut Parlindungan Simamora, Pabum Kodim 0210/TU Kapten Inf M Junaidi, dan sejumlah pimpinan SKPD/unit kerja.

Sebelumnya saat acara penutupan, MC Vanda Hutagalung, Lamhot Sihombing, dan br Munthe membacakan para juara yang dipertandingkan selama FDT Humbahas 2017. UCOK-BUTET FDT 2017: untuk kategori UCOK: juara I Ade Saudi Irawan dari Sibolga. Juara II Darwin Sihombing, juara III Mindo Sibuea. Selanjutnya untuk kategori BUTET: juara I Betherida Panjaitan dari Medan, juara II Nurida Rahma dari Medan dan juara III Siswi Grama Prasti dari Tebing Tinggi.

Selanjutnya Perlombaan Dragon Boat: juara I Baktimas, juara II Tipang Jaya, juara III Samosir 1. Sedangkan untuk juara harapan I Samosir 2, juara harapan II Gema Bakti, dan juara harapan III Humbahas Junior. Untuk kategori lomba seruling dimenangkan Rolan Lumbantobing mahasiswa USU. Kemudian untuk lomba paduan suara FDT 2017 dimenangkan Metanoia Choir SMAN 2 Balige, dengan masing-masing seluruh juara diberikan piala, uang pembinaan berikut sertifikat. (SIB/Kominfo).

Dokumentasi selengkapnya dapat dilihat pada link di bawah ini :

Dihadiri Lebih 7.000 Orang, Direktur BODT Tutup Perayaan FDT Humbang Hasundutan 2017