Program Jagung “Membangunkan” Semangat Petani di Lintongnihuta


Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE saat melakukan penanaman jagung perdana dengan menggunakan mesin alat penanam jagung di Desa Sitolu Bahal Lintongnihuta

Program penanaman jagung 10.000 hektar di Kabupaten Humbang Hasundutan yang tersebar di seluruh kecamatan membuat para petani semakin bersemangat. Bahkan dengan adanya alat-alat mesin pertanian ikut “membangunkan” semangat petani. Hal itu dikatakan tokoh masyarakat Lintongnihuta Kampung Mail Sihombing saat penanaman jagung perdana di Desa Sitolu Bahal Kecamatan Lintongnihuta, Kamis (9/11) yang dihadiri Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE.

Kampung Mail Sihombing menambahkan program jagung ini sejarah baru di Kabupaten Humbang Hasundutan, karena pengolahannya mulai dari pembukaan lahan dan penanaman benih sudah menggunakan alat-alat mesin pertanian. Program ini sudah menunjukkan adanya perhatian Pemkab Humbahas kepada masyarakat khususnya para petani. “Penanaman jagung perdana di Desa Sitolu Bahal merupakan sejarah baru, ternyata bukan hanya program tapi alatnya sudah disiapkan. Para petani sudah dibangunkan alat berat pertanian sehingga gairah petani semakin semangat. Kita sudah dibangunkan pemerintah untuk bercocok tanam jagung, mari kita dukung program ini, Pemkab sudah pro kepada rakyat. Mudah-mudahan program ini dilanjutkan ke tahun-tahun berikutnya. Walaupun saya sudah tua, tetap semangat bertani” ajak Kampung Mail Sihombing.

Mesin alat penanam jagung

Sementara Kepala Desa Sitolu Bahal Boston Silaban mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dan rombongan di Desa Sitolu Bahal dalam penanaman jagung perdana. Dijelaskan, lahan tidur di Desa Sitolu Bahal termasuk di Desa Tapian Nauli, Desa Habiahan dan Desa Sibuntuan Partur cukup luas yang bisa dikelola menjadi penanaman jagung.

“Kami masyarakat disini mengucapkan terimakasih atas program ini, saat ini alat-alat mesin pertanian sedang bekerja di lahan masyarakat. Mohon perhatian bapak, agar alat-alat itu lebih lama di desa kami ini. Sesuai dengan luas lahan. Sehingga program jagung yang dicanangkan Bupati Humbahas terlaksana dengan baik. Program pak Bupati Humbahas pasti kami dukung, karena penanaman jagung ini ikut mensejahterahkan masyarakat. Kami disini pak sangat semangat menanam jagung” kata Boston Silaban.

Sebagai tanda ungkapan terimakasih atas kehadirannya, masyarakat memberikan cendramata kepada Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE berupa hasil-hasil pertanian seperti jagung, jeruk manis, kentang, bawang merah, cabe, kol, wortel dan lainnya.

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor didampingi Kadis Pertanian Ir Junter Marbun, Kadis Peternakan dan Perikanan Luhut Marbun SP, Kadis Kominfo Drs Hotman Hutasoit, Kadis Ketapang Sabar Sitanggang SPd, Kabag Protokol Jonny Gultom dan Camat Lintongnihuta Jara Trisepto Lumbantoruan saat pertemuan mengatakan masyarakat Humbang Hasundutan termasuk di Lintongnihuta harus bersyukur kepada Tuhan bila dibandingkan dengan daerah-daerah lain.

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE bersama Camat Lintongnihuta Jara Trisepto Lumbantoruan SPd saat meninjau lahan penanaman jagung di Desa Sitolu Bahal Lintongnihuta

Para petani di daerah lain masih ada yang menyewa tanah untuk bercocok tanam. Tapi di Humbang Hasundutan bukan seperti itu, tanahnya luas dan subur. Saat ini masih banyak petani hidup dengan pas-pasan pada hal tanah luas dan subur. Untuk menambah kesejahteraan masyarakat, Pemkab Humbahas membuat program penanaman jagung.  Penanaman jagung ini sudah ada kepastian. Mulai penanaman sampai penjualan, karena pemerintah sudah memikirkan itu. Pemerintah sudah memikirkan program jagung ini mulai pengolahan lahan, pemupukan, penanaman benih menggunakan mesin, mesin pemipil  termasuk sudah menjalin kerjasama dengan pihak ketiga untuk menampung hasil panen jagung. “Semua hasil panen jagung sudah ada yang menampung, jadi jangan ada pemikiran kemana nanti jagung ini dijual. Harga juga sudah pasti” jelas Bupati. Tapi tanaman-tanaman yang lain yang selama ini dilakukan terus dilanjutkan.

Dalam program jagung ini tidak ada istilah anak tiri, semua masyarakat di Kabupaten Humbang Hasundutan sama haknya untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah dengan syarat harus melalui kelompok tani. Mudah-mudahan tidak ada kendali, akhir tahun ini Pemkab Humbahas kembali menerima 20 unit lagi alat-alat mesin pertanian. Karena pemerintah sudah memprogramkan untuk tahun mendatang penanaman jagung mencapai 30.000 hektar. Ini bisa berhasil apabila ada dukungan dari masyarakat.

Usai pertemuan dilanjutkan dengan penanaman jagung dengan menggunakan mesin alat penanam jagung. Penanaman jagung perdana itu dilakukan langsung Bupati Humbahas dengan alat penanam jagung. Selanjutnya Bupati Humbahas dan rombongan meninjau pembukaan jalan usaha tani Rimbang di Desa Sitolu Bahal. (rel/rhs/Diskominfo)

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE menerima cendramata berupa hasil pertanian dari masyarakat Desa Sitolu Bahal Lintongnihuta